cinta islam is nomber one: Kisah Sahabat Nabi
Berita Terbaru :

Latest Post

Showing posts with label Kisah Sahabat Nabi. Show all posts
Showing posts with label Kisah Sahabat Nabi. Show all posts

Pesona Siti Muthi'ah : Sosok Teladan Muslimah Sejati Versi Rasulullah SAW.

Written By Yahya on Monday, 19 January 2015 | 19:39

Pesona Siti Muthi'ah : Sosok Teladan Muslimah Sejati Versi Rasulullah SAW.

FATHIMAH RA bergegas menggandeng Hasan RA yang masih kecil.  Terngiang di telinganya pesan sang ayahanda, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam, untuk menemui seorang muslimah berakhlak mulia dan meneladaninya. Tak sabar rasanya Fathimah untuk segera mengetahui, seperti apa gerangan teladan wanita bernama Siti Muthi’ah tersebut. Sesampainya di depan pintu rumah yang dimaksud, Fathimah pun mengucap salam. Tak lama kemudian si pemilik rumah datang membuka pintu.  Hatinya sangat heran bercampur senang karena tak menyangka yang bertandang adalah putri Rasulullah SAW. Namun, sungguh di luar dugaan Fathimah, setelah mengutarakan maksud kedatangannya, Muthi’ah malah berkata, “Sungguh bahagia aku menyambut kedatanganmu Fathimah. Namun, maafkanlah aku karena aku hanya dapat menerima kedatanganmu di rumahku. Sesungguhnya suamiku mengamanatkan padaku untuk tidak menerima tamu lelaki di rumahku.” Fathimah tersenyum, “Wahai Muthi’ah, ini Hasan anakku dan dia masih kecil.” Muthi’ah menjawab, “Sekali lagi maafkan aku Fathimah, meskipun ia masih kecil tetapi ia lelaki. Sungguh aku tidak dapat melanggar amanat suamiku.” Mendengar jawaban Muthi’ah, Fathimah mulai merasakan kemuliaan akhlak Muthi’ah dan semakin ingin mengetahui lebih jauh keutamaan akhlak wanita tersebut. Akhirnya Fathimah pun pamit untuk sejenak mengantar Hasan pulang. Tak lama kemudian, Fathimah kembali tiba di rumah Muthi’ah seorang diri dan segera disambut dengan gembira oleh Muthi’ah. Setibanya di dalam, Muthi’ah dengan berbinar-binar menanyakan, apa penyebab kedatangannya. Fathimah pun menjelaskan bahwa ia datang karena perintah ayahnya, Rasulullah SAW untuk meneladani akhlaq Muthi’ah. Hati Muthi’ah pun segera ditutupi luapan kebahagiaan karena pujian dari Rasulullah SAW tentu tak ada bandingannya. Namun, ia kembali bertanya dengan keheranan pada Fathimah, “Apakah engkau tengah bercanda Fathimah? Keutamaan akhlak seperti apa yang kumiliki? Aku hanyalah perempuan yang biasa saja,” Muthi’ah kemudian tampak berpikir keras. Sementara itu, tak sengaja pandangan Fathimah menyapu ruangan yang sederhana tersebut. Terlihat olehnya sebilah rotan, sebuah kipas, dan sehelai handuk. Ia pun segera bertanya pada Muthi’ah, “Untuk apa benda-benda itu?” Wajah Muthi’ah pun seketika merona merah. “Untuk apa kau tanyakan itu Fathimah, aku jadi malu.” Namun, Fathimah mendesak, “Katakanlah padaku Muthi’ah, mungkin benda-benda itulah yang membuat ayahku mengabarkan padaku tentang kemuliaanmu.” Muthi’ah pun bercerita, “Suamiku setiap harinya bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan keluarga kami. Karena itu, aku sangat menyayangi dan menghormatinya. Begitu ia pulang dari bekerja, maka aku akan cepat-cepat menyambutnya dan mengelap keringatnya dengan handuk ini. Setelah kering keringatnya, maka ia akan berbaring di tempat tidur. Ketika itulah, aku mengambil kipas ini dan kukipasi tubuhnya sampai hilang penatnya atau ia tertidur pulas.” Fathimah masih penasaran, “Lalu, untuk apa rotan ini?” Muthi’ah melanjutkan, “Setelah ia hilang lelahnya atau terbagun dari tidurnya, maka aku akan segera berpakaian serapi dan semenarik mungkin. Karena aku tahu, seorang suami pasti sangat senang melihat istrinya yang berpakaian rapi dan hal itu akan membuatnya betah di rumah. Kuhidangkan makanan di atas meja makan dan kutunggu ia hingga selesai makan. Setelah dia selesai makan, maka aku akan bertanya, apakah ada pelayananku yang tak berkenan dihatinya. Maka aku akan menyerahkan rotan tersebut padanya untuk memukulku.” “Lalu, apakah suamimu sering memukulmu?” tanya Fathimah. “Tidak, tidak pernah, yang selalu terjadi adalah dia menarik tubuhku dan memelukku penuh kasih sayang.” Mendengar semua penjelasan tersebut, Fathimah terperanngah. Sungguh, tak berlebihan kiranya, jika Rasulullah menyuruhnya mendatangi rumah Muthi’ah. Pesona akhlaqnya sungguh luar biasa. Pesona yang tak mungkin dimiliki seorang perempuan yang  berorientasi materialistik yang memandang segala sesuatu hanya pada kebendaan dan kasat mata saja. Sebab, cinta dan ketulusan Muthi’ah tentu tak terukur pada sebilah rotan yang digunakan untuk memukul saja. Kasih sayangnya tentu tak akan membuatnya rendah karena setia mengelap keringat di tubuh suaminya. Inilah pesona yang hanya mampu dipahami oleh seorang muslimah sejati yang mengukur segala tindakan dengan skala iman. Yang mampu melihat dengan mata hati bahwa ketaatan akan menghadiahkan kebahagiaan. Bahwa ketundukan pada perintah Allah dan Rasul-Nya, bukan hanya menuntun pada kebenaran. Namun, juga pada pembuktian bahwa setiap perempuan yang beriman dan berakhlak mulia juga akan mendapatkan seorang suami yang beriman dan penuh cinta..
Semoga menginspirasi..

KISAH CINTA ALI DAN FATIMAH

Written By Yahya on Tuesday, 13 May 2014 | 08:47



Ada rahasia terdalam di hati ‘Ali yang tak dikisahkannya pada siapapun. Fathimah. Karib kecilnya, puteri tersayang dari Sang Nabi yang adalah sepupunya itu, sungguh memesonanya. Kesantunannya, ibadahnya, kecekatan kerjanya, parasnya. Lihatlah gadis itu pada suatu hari ketika ayahnya pulang dengan luka memercik darah dan kepala yang dilumur isi perut unta. Ia bersihkan hati-hati, ia seka dengan penuh cinta. Ia bakar perca, ia tempelkan ke luka untuk menghentikan darah ayahnya.Semuanya dilakukan dengan mata gerimis dan hati menangis. Muhammad ibn ’Abdullah Sang Tepercaya tak layak diperlakukan demikian oleh kaumnya! Maka gadis cilik itu bangkit. Gagah ia berjalan menuju Ka’bah. Di sana, para pemuka Quraisy yang semula saling tertawa membanggakan tindakannya pada Sang Nabi tiba-tiba dicekam diam. Fathimah menghardik mereka dan seolah waktu berhenti, tak memberi mulut-mulut jalang itu kesempatan untuk menimpali.

Zaid Bin Haritsah

Written By Yahya on Saturday, 22 March 2014 | 03:00



1. NASABNYA
Zaid Bin Haritsah Bin Ibnu Syarahil Bin Kaab Bin Abdul Uzza Bin Yazid Bi Imri' Al Qaes Bin Amir Bin Bin Nu'man. sedangkan ibunya bernama Saadah.

2. GELAR DAN JULUKANNYA
Zaid di kenal dengan pemimpin para saksi nabi, Abu Usamah Al Kalbi Al muhamadi, sayyid Al Maula, Kesayangan Rasul. dan tergolong orang yang pertam masuk islam.

3. POSTUR TUBUHNYA
Ahli sejarah menuturkan bahwa  beliau  perawakan biasa, pendek, berkulit sangat putih. Namun ada pula yang menyebutkan bahwa kulitnya coklat kemerah-merahan, dan hidungnya  agak pesek

Usamah Bin Zaid

Written By Yahya on Thursday, 20 March 2014 | 03:30



Nasabnya

Usama bin zaid bin Haritsah Syarakhil bin Abdul Uzza ibn imri'il Qois, ibunya bernama Ummu Aiman seorang wanita Habsyi, bekas sahaya ibunda Rasululah Aminah binti Wahab.Dialah yang mengasuh Rosulullah waktu kecil, selagi ibundanya masih hidup dan yang merawat setelah ibunya wafat.Adapun bapaknya adalah kesayangan Rasulullah. Beliau pernah mengangkat Zaid sebagai anak angkatnya sebelum ia Islam.Dia menjadi sahabat beliau tempat mempercayakan segala rahasia. Dan dia menjadi salah seorang anggota keluarga dalam rumah tangga beliau dan orang yang sangat beliau kasihi dalam Islam.

Kelahiranya.

Ia lahir pada tahun ketujuh sebelum hijrah.Ketika itu Rasulullah sedang mengalami kesulitan karena tindakan kaum Quraisy yang menyakiti beliau dan para sahabat.kesulitan dan kesusahan dalam berdakwah menyebabkan beliau sentiasa bersabar.Dalam suasana seperti itu, tiba-tiba seberkas cahaya memancar memberikan hiburan yang mengembirakan.Seorang pembara berita mengabarkan kepada beliau,"Ummu Aiman melahirkan anak laki-laki"wajah rasulullah berseri-seri  karena gembira menyambut berita tersebut.Siapakah gerangan bayi yang berbahagia itu?sehinga kelahiranya dapat mengobati hati rasulullah yang sedang duka,berubah menjadi gembira .Itulah dia Usamah bin Zaid.Para sahabat tidak merasa aneh bila Rasulullah bersuka cita dengan kelahiran bayi tersebut.Karena mereka tahu kedudukan kedua orang tuanya disisi Rasulullah.kaum muslimin pun turut gembira dengan kelahiran Usamah,melebihi kegembiraan mereka atas kelahiran bayi-bayi lainya.

Kisah Ikrimah Bin Abu Jahal

Written By Yahya on Wednesday, 19 March 2014 | 05:00

Abu Ishaw As-Ayabi’i meriwayatkan, ketika Rasulullah SAW berhasil menaklukkan kota Makkah, maka Ikrimah berkata: Aku tidak akan tinggal di tempat ini!” Setelah berkata demikian, dia pun pergi berlayar dan memerintahkan supaya isterinya membantunya. Akan tetapi isterinya berkata: “Hendak kemana kamu wahai pemimpin pemuda Quraisy?” Apakah kamu akan pergi kesuatu tempat yang tidak kamu ketahui?” Ikrimah pun melangkahkan kakinya tanpa sedikitpun memperhatikan perkataan isterinya.
Ketika Rasulullah SAW bersama para sahabat lainnya telah berhasil menaklukkan kota Makkah, maka kepada Rasulullah isteri Ikrimah berkata: “Ya Rasulullah, sesungguhnya Ikrimah telah melarikan diri ke negeri Yaman karena ia takut kalau-kalau kamu akan membunuhnya. Justeru itu aku memohon kepadamu supaya engkau berkenan menjamin keselamatannya.”

MU'ADZ BIN JABAL

Written By Yahya on Tuesday, 18 March 2014 | 03:30



Tatkala Rasulullah mengambil bai'at dari orang-orang Anshar pada perjanjian Aqabah yang kedua, diantara para utusan yang terdiri atas 70 orang itu terdapat seorang anak muda dengan wajah berseri, pandangan menarik dan gigi putih berkilat serta memikat perhatian dengan sikap dan ketenangannya. Dan jika bicara maka orang yang melihat akan tambah terpesona karenanya . . . .!
Nah, itulah dia Mu'adz bin Jabal r.a . . . . .
Dan kalau begitu, maka ia adalah seorang tokoh dari kalangan anshar yang ikut bai'at pada perjanjian Aqabah kedua, hingga termasuk Ashshabiqul Awwalun, golongan yang pertama masuk Islam. Dan orang yang lebih dulu masuk Islam dengan keimanan serta keyakinannya seperti dimikian, mustahil tidak akan turut bersama Rasulullah dalam setiap perjuangan. Maka demikianlah halnya Mu'adz . . . .
Tetapi kelebihannya yang paling menonjol dan keitstimewaannnya yang utama ialah fiqih atau keahliannya dalam soal hukum. Keahliannya dalam fiqih dan ilmu pengetahuan ini mencapai taraf yang menyebabkannya berhak menerima pujian dari Rasulullah SAW dengan sabdanya : "Ummatku yang paling tahu akan yang halal dan yang haram ialah Mu'adz bin Jabal."

Hamzah bin Abdul Muthalib

Written By Yahya on Monday, 17 March 2014 | 03:30



Pernah mendengar sahabat yang dibunuh dan dimakan hatinya oleh seorang perempuan? Beliaulah Hamzah bin Abdul muthalib paman nabi Muhammad.

Sangat panjang perjalanan Hamzah hingga gugur di medan uhud. Tentunya menarik kisah hidup beliau, namun bagaimana mula beliau masuk Islam.

Pada suatu hari Abu Jahal berjalan melewati Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam di sebuah tempat yaitu Safa. Seperti kebiasaannya ia pun mengganggu Rasulullah, mencaci, memaki dan melampiaskan dendamnya karena dianggap menghina agamanya. Rasulullah tidak menanggapi ucapan Abu Jahl. Pelecehan yang dilakukan oleh Abu Jahl terdengar oleh seorang wanita budak Jud'an bin Amir. Selesai mengumpat, abu Jahl pun pergi ke balai pertemuan orang-orang Qurays yang ada di sebelah Ka'bah. Duduklah ia bersama para pembesar Qurays.

Hudzaifah Ibnul Yaman Pemegang rahasia Rasulullah SAW

Written By Yahya on Sunday, 16 March 2014 | 03:00



Silsilah Keturunan
B 

eliau adalah Hudzaifah bin Husail bin Jabir Al 'Absi Al Yamani, Abu Abdillah.[1]              Al Yaman, ayah Hudzaifah, adalah Hisl, dikatakan Husail, orang Makkah dari bani 'Abbas. Oleh karena hutang darah dalam kaumnya, ia terpaksa menyingkir dari Makkah ke Yatsrib (Madinah). Di sana dia minta perlindungan pada Bani 'Abd Asyhal dan bersumpah setia pada mereka untuk menjadi keluarga dalam persukuan Bani 'Abd Asyhal. Kemudian ia kawin dengan perempuan suku Asyhal. Dari perkawinannya itu lahirlah anaknya, Hudzaifah. Maka hilanglah halangan yang menghambat Al Yaman untuk memasuki kota Makkah. Sejak itu dia bebas pulang pergi antara Makkah dan Madinah. Namun begitu, dia lebih banyak tinggal dan menetap di Madinah.[2] Nama Al Yaman adalah penamaan dari kaumnya, karena sumpahnya untuk orang-orang Yaman, sedang mereka adalah kaum ansor.[3]

ANAS BIN MALIK RADHIYALLAHU 'ANHU

Written By Yahya on Saturday, 15 March 2014 | 03:30



Nasab beliau

Beliau adalah Anas bin Malik bin Nadzor bin Dhomdom bin Zaid bin Harom bin Jundub bin Amir bin Ghanam bin Adi bin An Najjar, Abu Hamzah Al Ansori Al Khazraji. Dia termasuk kerabat Rasulullah n dari jalur istri. Ia juga muridnya, pengikutnya dan sahabat yang terakhir meninggal dunia.
Ia adalah pambantu Rasulullah n seorang yang banyak meriwayatkan hadits darinya. Ibunya adalah Ummu Sulaim Malikah binti Milhan bin Kholid bin Zaid bin Harom, istri Abi Tholhah Zaid bin Sahl Al Ansori. Ketika nabi saw datang ke Madinah, Anas berumur 10 tahun. Dan ketika itu juga, ibunya datang kepada nabi saw dan berkata kepadanya: "Ini adalah Anas anak yang pandai yang akan menjadi pembantumu". Maka nabi pun menerimanya.[1]

AL QOMAH BIN QOIS AN NAKHO'I

Written By Yahya on Friday, 14 March 2014 | 03:30

Al Qomah bin Qois adalah seorang faqih besar. Paman Al Aswad bin Yazid, sudara laki-laki (dari ibu) Ibrahim An Nakho'i. Ia lahir pada saat nabi shalallahu 'alaihi wasallam masih hidup. Ia belajar Al Qur'an dari Ibnu Mas'ud, juga mendengar dari Ali, Umar, Abu Darda dan Aisyah.
            Ibrahim bin Yazid An Nakho'i mengutip bacaan darinya, juga  Abu Ishaq As Sabi'i serta yang lainnya. Karena ia (Al Qomah) adalah seorang yang suaranya bagus dalam membaca Al Qur'an.
            Diriwayatkan darinya, bahwa ia berkata, : "Saya adalah orang yang telah diberi oleh Allah suara yang bagus dalam membaca Al Qur'an, dan Ibnu Mas'ud meminta agar saya membacakan Al Qur'an. Ia berkata padaku, : "Bacalah ! demi bapak dan ibuku ! Sesungguhnya saya mendengar Rasulullah  shalallahu 'alaihi wasallam bersabda, : "Sebaik-baik suara adalah yang dihias ketika membaca Al Qur'an."

ABU UBAIDAH BIN JARRAH Sang Penakluk Persi

Written By Yahya on Thursday, 13 March 2014 | 04:30



I. Nasab Dan Kelahirannya
- Nama beliau yang sebenarnya ialah Amir  Abdullah bin Al-Jarrah. Beliau digelar dengan nama Abu Ubaidah.  
- Abu Ubaidah bin Al-Jarrah dilahirkan di Mekah dalam sebuah keluarga yang sangat mulia di keluarga-keluarga kaum Quraisy.
II. Cirri-ciri lahiriah
- Abu Ubaidah adalah seorang yang kurus, tinggi dan mempunyai rupa paras yang cakap serta berseri-seri.
III. Kepribadian
Beliau memiliki sifat-sifat yang terpuji diantaranya :
1)   sifat tawaduk yang tinggi, hal ini dibuktikan ketika masyarakan kagum dengan gelar panglima besar, kemudian ia nberkata : "Sesungguhnya saya ini adalah seorang muslim dari suku Quraisy. Dan siapa saja diantara kalian, baik ia berkulit merah atau hitam yang lebih takwa dari padaku, hatiku ingin sekali berada dalam bimbingannya….!"
2)    seorang yang pemalu
3)   seorang yang paling berani menghadapi saat-saat kecemasan,
   Beliau juga di sukai oleh siapa saja yang melihatnya bahkan orang yang memandangnya akan merasa tenang hati.

ABU HURAIRAH

Written By Yahya on Wednesday, 12 March 2014 | 04:30



ABU HURAIRAH
Irfani Ibnu Anshor
                                                     
  1. Biodata Singkat Abu Hurairoh
Nama beliau yang sebenarnya sebelum masuk islam adalah Abu Syamsi, kemudian setelah beliau masuk islam ia diberi nama oleh Rasulullah dengan nama Abdurrahman bin Shohrin Adduwaysie , adapun kemudian ia dijuluki dengan Abu Hurairah karena Ia sangat penyayang kepada binatang dan mempunyai seeokor kucing, yang selalu diberi makan, digendongnya, dibersihkannya dan diberi tempat. Kucing itu selalu menyertainya seolah-olah bayang-bayangnya. Inilah sebabnya ia diberi gelar "Bapak kucing"    Semoga Allah ridlo kepadanya dan menjadikannya ridla kepada Allah….!

  1. Otaknya Menjadi Gudang Pembendaharaan Pada Wahyu.
Sahabat mulia Abu Hurairah termasuk salah seorang yang memiliki bakat yang istimewa, beliau mempunyai bakat yang luar biasa  dan kekuatan ingatannya. Abu Hurairah mempunyai kelebihan dalam seni menghafal dan menyimpan apa yang didengarnya, ditapungnya lalu dihafalkan hingga ia tak pernah melupakan satu kata atau satu hurufpun dari apa yang telah ia dengarnya, sekalipun usia telah bertambah dan masa pun telah berganti-ganti. Oleh karena itulah ia mewakafkan hidupnya lebih banyak untuk mendampingi Rasulullah sehingga termasuk orang yang terbanyak menghafal dan menerima hadits dari Rasulullah.

ABI DZAR AL GHIFARI

Written By Yahya on Tuesday, 11 March 2014 | 20:00



Silsilah Keturunannya
Abu Dzar, nama aslinya adalah Jundub bin Junadah, termasuk dari a'yan sahabat dan ahli zuhud di kalangan mereka. Islam sejak lama di Makkah kemudian kembali kepada kaumnya, tinggal bersama Nabi di Madinah, sakanur rabdzah dan meninggal pada tahun ke-32 H.[1]

Awal mula keislamannya
SEORANG LELAKI MUDA bernama Jundub bin Junadah, datang ke tempat pemujaan. Suku pemuda itu, Ghifar, memang penyembah berhala bernama Munat. Jundub orang miskin, dan datang ke pemujaan itu untuk mempersembahkan susu. Jundub menanti. Ternyata, berhala Munat tidak meminum susu itu. Toh demikian, Jundub tetap ada di hadapannya.

Abdullah Ibnu Abbas



Seorang Sahabat yang Kaya dan Ahli Tafsir

Abdullah ibnu Abbas adalah pemimpin umat, ahli fikih di masa itu, dan imam dalam hal tafsir. Beliau adalah sahabat rasulullah, juga anak laki-laki paman rosulullah, yaitu Abbas bin Abdul Mutholib. Pada waktu ia berumur 15 tahun, rosulullah meninggal dunia.

Beliau orang yang elok rupa, berkulit putih, ganteng, tinggi badannya, gagah, cerah roman mukanya, bagaikan rembulan. Ibnu Abbas adalah shohabat Nabi yang kaya raya tetapi ia bersikap dermawan.

Sword of Allah Khalid ibn walid



سيف الله تعالى , وفارس الإسلام , وليث المشاهد, السيد ، الإمام ، الأمير الكبير, قائد المجاهدين

"inilah julukan yang di berikan oleh imam Ad-dzahabi dan kaum muslimin  kepada beliau dan orang –orang yang mengaguminya .dan rasulullah saw sendiri memberikan gelar kepada beliau dengan pedang Allah yang terhunus.sebagaimana sabda rasulullah saw:
"sesungguhnya kholid bin walid adalah salah satu dari pedang –pedang Allah yang di hunuskan kepada orang-orang kafir dan munafik".

       ORANG seperti dia, tidak dapat tanpa diketahui dibiarkan begitu saja. Dia harus diincar sebagai calon pemimpin Islam. Jika dia menggabungkan diri dengan kaum Muslimin dalam peperangan melawan orang-orang kafir, kita harus mengangkatnya kedalam golongan pemimpin" demikian keterangan Nabi ketika berbicara tentang Khalid sebelum calon pahlawan ini masuk Islam., Dia adalah salah satu dari panglima-panglima perang penting yang tidak terkalahkan sepanjang karirnya.


Masa kelahirannya

       Khalid dilahirkan kira-kira 17 tahun sebelum masa pembangunan Islam yaitu pada tahun 584 M. nasab beliau adalah  khalid bin walid bin mughirah bin Abdullah bin umar bin makhzum bin yakzah bin ka'ab. Dan beliau sering di panggil dengan Abu sulaiman..  Dia anggota suku Banu Makhzum, suatu cabang dari suku Quraisy. Ayahnya bernama Walid dan ibunya bernama Lababah. Khalid termasuk diantara keluarga Nabi yang sangat dekat. Maimunah, bibi dari Khalid, adalah isteri Nabi. Dengan Umar sendiri pun Khalid ada hubungan keluarga, yakni saudara sepupunya. Suatu hari pada masa kanak-kanaknya kedua saudara sepupu ini main adu gulat. Khalid dapat mematahkan kaki Umar. Untunglah dengan melalui suatu perawatan kaki Umar dapat diluruskan kembali dengan baik.

ABU MUHAMMAD BIN HAZM

Written By Yahya on Thursday, 6 March 2014 | 03:30

Nama dan kelahirannya.
            Namanya adalah Ali bin Ahmad bin Said bin Hazm bin Ghalib bin Sholeh bin Kholaf bin Sa'dan bin Sufyan bin Yazid (Budak Yazid bin Abi Sufyan bin Harb Al Umawi) yang di kenal dengan Yazid Al khoir. Kakek Ibnu Hazm yang bernama Kholaf bin Sa'dan adalah orang yang pertama kali masuk ke Andalusia bersama rombongan raja Andalusia, Abdurrohman bin Muawiyah bin Hisyam yang di kenal dengan Ad dakhil. ( siyaru a'lam 13/ 540).

Kelahirannya.
            Tentang kelahirannya Ibnu Hazm telah menuliskan kepada muridnya yang bernama Abu Al qodim Sho'id. Tulisan tersebut menjelaskan bahwa ia di lahirkan sebelum Imam sholat subuh selesai dari salamnya dan sebelum matahari muncul dari ufuk timur, lebih tepatnya di lahirkan pada malam rabu akhir bulan romadlon tahun 384 Hijriyah yang bertepatan dengan tanggal 7 November 994 M.

ABDURRAHMAN BIN ‘AUF MILYUNER DERMAWAN YANG SELALU ISTIGHFAR

Written By Yahya on Wednesday, 5 March 2014 | 03:30

Orang-orang yang menafkahkan hartanya dijalan Allah, kemudian mereka tidak mengiringi apa yang telah mereka nafkahkan dengan menyebut-nyebut pemberiannya dan tidak pula menyakiti (perasaan penerima), niscaya mereka akan peroleh pahala disisi Tuhan mereka. Mereka tidak merasa takut dan tidak pula berduka cita... (Q.S. 2 Al-Baqarah : 262).

Pada suatu hari setelah wafatnya Rasulullah r, kota Madinah sedang aman dan tentram, tiba-tiba dari arah pinggir kota terlihat debu tebal yang mengepul ke udara, semakin lama gumpalan debu semakin tinggi menutup pemandangan. Angin yang bertiup menyebabkan gumpalan debu kuning dari butiran-butiran sahara yang lunak, terbawa menghampiri pintu-pintu kota, banyak yang menyangka ada angin ribut yang menyapu dan menerbangkan pasir. Namun dari balik tirai debu segera terdengar hiruk pikuk yang menandakan tibanya kafilah besar perniagaan. Tidak lama kemudian sampailah 700 kendaraan yang sarat dengan muatannya

KETEGUHAN ABU BAKAR ASH-SHIDDIQ

Written By Yahya on Tuesday, 4 March 2014 | 03:30

Pada masa awal diutusnya Nabi saw, beliau mendakwahkan agama Islam dikota Makkah secara sembunyi-sembunyi. Dengan alasan keselamatan, kaum muslimin pada masa itupun menyembunyikan keislaman mereka. Hingga ketika jumlah kaum muslimin telah genap tiga puluh delapan orang, Abu Bakar ra mendesak Rasulullah saw untuk menda'wahkan dienul Islam secara terang-terangan. Berkatalah Rasulullah saw, "Wahai Abu Bakar, … sesungguhnya jumlah kita masih sedikit," Akan tetapi Abu Bakar tetap mendesak Rasulullah saw, sehingga beliau bersedia keluar menuju masjid berikut kaum muslimin.

Abdulloh bin salam

Written By Yahya on Monday, 3 March 2014 | 03:00

I.                   Muqodimah

Pada kali ini kita akan mencoba menguraikan beografi singkat salah satu sahabat rosululloh saw, yang lain dari yang lain. Adalah seorang lelaki yang mendapat popularitas dari kaumnya yang sangat banyak. Dan mendapatkan pernyataan baik sekali dari kaumnya selama beliau masih dalam kesesetannya memeluk agama Yahudi. Namun ketika beliau sadar, dengan mendapatkan petunjuk dari Allah swt, loyal, dan popularitas yang banyak menjadi berubah 380 derajat, mereka menjadi mengejek bahkan memusuhi beliau. Subhaanallah. Mari kita simak kisah beliau berikut ini.

II.                Nasab

Beliau adalah Abu yusuf Abdulloh bin salam bin Al harist Al Isroili Al Anshori, Halif Bani Auf Al Khojroj, dia termasuk keturunan Yusuf bin Ya'kub p.
Ada yang mengatakan bahwa nama aslinya adalah Hushain bin salam, lalu nabi n menamai dirinya dengan nama Abdulloh, dan beliau saksikan dia dengan masuk ke Jannah. Lihat bukhori dalam bab Al Manaqib.

Abdullah bin Al-Mubarak

Written By Yahya on Sunday, 2 March 2014 | 23:30

Abdullah bin Al-Mubarak, seorang tabiien yang sangat terkenal dengan sifat kedermawaannya. Meskipun beliua termasuk orang yang cukup mampu, namum beliu sangat mengerti bagaimana cara mepergunakan hartanya di jalan diridhoi oleh-Nya.
Beliau (Ibnul Mubarak) biasa pulang pergi ke Tharasusu dan biasanya saat di tengah perjalanan bila hari telah menjelang malam, beliau segera singgah beristirahat di sebuah penginapan. Di penginapan itu, ada seorang pelayan muda biasa mengurus kebutuhannya. Dan yang lebih menarik perhatian Ibnul Mubarak adalah bahwa pemuda itu ditengah pekerjaan melayani dirinya, juga sangat rajin belajar hadits dengannya. Semangat belajarnya sangat tinggi. Pekerjaanya sebagai pelayan tidak menghalangi untuk terus dan terus memepelajari hadits.

Teknologi

Powered by Blogger.
 

Copyright © 2014. cinta islam is nomber one - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger